NEGERI KOMUNITAS TERBAYANG
Tuhan, di negeri mu dan negeri ku sudah tak ada lagi cinta seperti yang telah engkau ceritakan dalam sabda Mu. harapan di negeri ku sangatlah banyak, tetapi ketika kami tidur hak kami untuk bermimpi selalu di batasi oleh kepentingan mereka. tuhan inilah suara hati dan perasaan kami yang tertindas oleh kekuasaan di negeri kami.
mereka melarang ku untuk tidak melanggar hukum disetiap pidato-pidato rayuan mereka, sedangkan permainan mereka di meja hukum semakin menjadi-jadi. yang kaya di sanjung seperti raja, yang miskin ditindas seperti budak. masihkah ada hati diantara mereka yang bisa mengakui kami sebagai manusia?
sajadah mahal mereka menonjol ketika panggilan Tuhan di kumandangka, sedangkan di bawah sajadah mahal mereka banyak tersimpan cerita busuk seperti bangkai, buat apa mereka bersujud jika sujud mereka hanya mengharapkan harta.
Di negeri ku sudah tidak ada lagi manusia, semuanya sudah menjadi Mahluk.
Yang beriman menuhankan yang Esa
Sedangkan yang Kufur Nikman menuhankan para Iblis sebagai penjarah.
daging dan jasad mereka halal dan haram tetap kami pandang sebagai pelindung kami
tetapi bagi mereka darah dan daging kami sudah tak memiliki batas halal dan haram di mata mereka.
Tuhan,,,,,,
Salahkah jika aku meminta aku ingin di jajah oleh mereka yang tahu tentang keadilan?
lebih baik aku hidup di jajah oleh bangsa dan negeri orang lain yang telah merdeka, dari pada setiap saat hati ku semakin sakit dan membusuk ketika hidup di negeri bebas tetapi di jajah oleh saudara kandung sendiri.
Tuhan ibu kami sama, ibu pertiwi, tetapi mengapa sampai sekarang kami di pandang seperti orang yang tak pernah hidup di negeri ini???
Tuhan, kembalikan negeri ku pada raganya
kembalikan kami pada hakikat kesucian dan keberanian
temuilah hati mereka para penguasa, sampaikanlah cerita ini.
agar mereka tahu bahwa kami adalah pintu syurga dan pintu neraka untuk mereka kelak.